Lindungi Bumi Untuk masa depan dan Generasi yang akan datang. Go Green and Go Succes

Lindungi Bumi Untuk masa depan dan Generasi yang akan datang. Go Green and Go Succes

Lindungi Bumi Untuk masa depan dan Generasi yang akan datang. Go Green and Go Succes

Lindungi Bumi Untuk masa depan dan Generasi yang akan datang. Go Green and Go Succes

Lindungi Bumi Untuk masa depan dan Generasi yang akan datang. Go Green and Go Succes

Kamis, 11 September 2014

Membuat Aplikasi Nilai Menggunakan INFORMATION_MESSAGE

Membuat Aplikasi Nilai Menggunakan  INFORMATION_MESSAGE pada J-CREATOR


Pernahkan anda diminta berfikir untuk menghitung sendiri nilai Akhir Ujian Semester, atau lain sebagainya?

kali ini saya akan berbagi bagaimana cara membuat aplikasi sederhana pengimputan nilai menggunakan JCREATOR.

pertama-tama kita akan menampilkan sebuah nilai Absen lalu nilai Tugas, Nilai, UTS, dan nilai UAS.
nilai absen

nilai tugas
Tampilan Input NilaiTugas

nilai uts
Tampilan Input Nilai UTS

Tampilan Input Nilai UAS

ini hasilnya jika nilai yang diinput seperti nilai-nilai diatas nih....
hasil
Hasil 

dan ini dia source code nya dan semoga bisa bermanfaat buat kalian semua ya.... ^_^

source code nilai

Oh iya, source code ini akan bernilai A terus jika inputan absen diatas 90, jika ingin source code yang tidak terpacu pada nilai Absen, tunggu aja lagi postingan saya ya... hehehe

Jumat, 23 Mei 2014

ExecuteNonQuery, ExecuteReader, dan ExecuteScalar

Kali ini saya akan berbagi sedikit informasi tentang ExecuteNonQuery, ExecuteReader, dan ExecuteScalar semoga bermanfaat.

1. ExecuteNonQuery
      Adalah perintah untuk mengeksekusi script SQL :DDL(Data Definition Language) dan/atau CRUD (Create Update Delete). Jadi perintah SELECT tidak dapat dilakukan oleh ExecuteNonQuery.
Contoh:
Dim cnn As New SqlClient.SqlCommand
cnn.CommandText="INSERT INTO TCALAS VALUES('131151975','Wili Yudha','Asisten','Lab 06');"
cnn.ExecuteNonQuery()

Output dari ExecuteNonQuery berbentuk Integer, yaitu berapa banyak row/data yang sudah diexecute.
Contoh:
Dim hapus_data As Integer=cnn.ExecuteNonQuery()
MsgBox("Data berhasil dihapus: "+hapus_data.ToString)


2. ExecuteReader
Adalah kebalikan dari ExecuteNonQuer, yaitu hanya perintah SELECT saja yang dapat dilakukan. Output dari ExecuteReader adalah DataReader, jadi hasil perintah SELECT itu datanya akan disimpan ke variable DataReader yang sebelumnya kita deklarasikan.
Contoh:
Dim cnn As New SqlClient.SqlCommand
cnn.CommandText= "SELECT  * FROM TCALAS"
Dim myReader As sqlClient.SqldataReader = cnn.ExecuteReader

3.ExecuteScalar
Dapat dikatan seperti ExecuteReader hanya bedanya perintah SELECT saja yang dapat dilakukan. Ttapi outputnya adalah object, dimana ExecuteScalar hanya akan menghasilkan data pada kolom pertama dan baris pertama (First column & row).
 Contoh saya memiliki table yang berisi:
NIM                NAMA              JABATAN     LAB 
1311501975   Wili Yudha           Asisten          06
1312501792   Amir Hibatullah   Admin           10
1313502004   Deni Riswandi     SPV              -

codingan saya:
Dim cnn As New sqlClient.sqlCommand
cnn,CommandText="SELECT NIM, NAMA, JABATAN, LAB FROM TCALAS"
Dim hasil As String = cnn.ExecuteScalar

maka hasilna akan mlcul adalah = 1311501975, karena yang akn muncul hanya baris pertama kolom pertama.

JENIS TIPE DATA

  Beberapa minggu lalu saya sedang mencari pengertian String pada Visual Basic 2008,
 ketika saya cari-cari di internet akhirnya saya dapat pengerian String tetapi pada program Delphi, dan semoga teman-teman semua bisa membaca sedikit informasi yang saya peroleh


I. JENIS TIPE DATA
 
1. Tipe data Integer / Ordinal
  Tipe data ini adalah tipe data yang berupa bilangan bulat yang akan digunakan untuk operasi matematika. Ada beberapa tipe data yang termasuk integer, yaitu antara lain:

a. ShortInt : memiliki nilai range -128 sampai 127 (signed 8-bit)
b. SmallInt : memiliki nilai range antara - 32768 sampai dengan 32767 (signed 16-bit)
c. LongInt : memiliki nilai range -2147483648 sampai 2147483647 (signed 32-bit )
d. Int64 : memiliki range -263+1 sampai 263-1 (signed 64-bit)
e. Byte : memiliki nilai range 0 sampai 255 (unsigned 8-bit)
f. Word : memiliki nilai range 0 sampai 65535 (unsigned 16-bit)
g. LongWord : memiliki nilain range 0 sampai 4294967295(unsigned 32-bit )


Pada pemakaian integer type di implemetasi 16 bit maka:
a. Integer : memiliki range antara - 32768 sampai dengan 32767 (signed 16-bit)
b. Cardinal : memiliki range 0 sampai 65535 (unsigned 16-bit)


Pada pemakaian integer type di implemetasi 32 bit maka:
a. Integer : memiliki range antara -2147483648 sampai 2147483647 (signed 32-bit)
b. Cardinal : memiliki range 0 sampai 4294967295 (unsigned 32-bit)

2. Tipe data Boolean
Tipe data ini hanya terdiri dari nilai logika True dan False. Ada beberapa jenis dari tipe Boolean ini, yaitu:

a. Boolean : berukuran 1 byte (false 0, true 1)
b. ByteBool : berukuran Byte (false 0, true 255 - 8 bit)
c. Bool : berukuran Double (false 0, true -1)
d. WordBool : berukuran Word (false 0, true 65535 - 16 bit)
e. LongBool : berukuran Double (false 0, true -1)

Penulisan pada deklarasi variable:
[variable] : [type data boolean];


 
3. Tipe data Floating Point /Real
Tibe data ini meliputi bentuk bilangan desimal. Beberapa bentuk dari tipe data ini adalah:

a. Real : memiliki range 2.9 x 10-39 sampai 1.7 x 1038 
b. Single : memiliki range 1.5 x 10-45 sampai 3.4 x 1038 
c. Double : memiliki range 5.0 x 10-324 sampai 1.7 x 104392 
d. Extended : memiliki range 3.6 x 10-4951 sampai 1.1 x 104392 
e. Currency : memiliki range -922337203685477.5808 sampai 922337203685477.5808 
f. Comp : memiliki range -263+1 sampai 263-1

Untuk currency, tipe data ini memiliki kepresisian tinggi yaitu 4 angka dibelakang koma (pembulatan bilangan real menjadi bilangan desimal dengan 4 angka dibelakang koma). Biasanya digunakan untuk satuan uang. Dan untuk comp, tipe data ini akan menyimpan nilai integer (bulat) dari nilai decimal yang masuk (melakukan pembulatan).
Penulisan pada deklarasi variable:
[variable] : [type data floating point];

4. Tipe Data Enumerated
Tipe data ini adalah berupa nilai urutan dari data yang telah dibuat.

Penulisan pada deklarasi variable:
[variable] : ( [data0],[data1],[data2] );
Masing-masing data akan diberikan nilai integer secara urut. Urutan dimulai dengan nilai urut 0.
Jika ingin melihat nilai integer dari setiap data maka dengan perintah:
ord( [data1] )

5. Tipe data Sub Range
Tipe data ini memungkinkan kita membuat range sendiri. Dengan perintah:

[variable] : [constant start]..[constant end];
contoh:
a : 5..10;
Jika kita mendeklarasikan 5 adalah a maka proses compile akan terus berjalan jika kita mendeklarasikan 15 adalah a maka proses compile tidak akan berjalan atau berhenti, sehingga terdapat error pada proses compile sehingga tidak dapat di run.

6. Tipe data String dan Character
Tipe data String adalah tipe data yang merupakan rangkaian dari huruf, angka atau symbol yang tidak mengandung harga (nilai).

Beberapa tipe data string adalah sebagai berikut:
a. ShortString : Dapat menampung 255 karakter (ANSIChar)
b. AnsiString : Dapat menampung ~231 karakter (ANSIChar)
c. WideString : Dapat menampung ~230 karakter (WideChar)
d. String : Dapat menampung 255 karakter (ANSIChar)

Tipe data Character adalah tipe data yang berkaitan dengan karakter ( huruf, angka, symbol). Ada beberapa tipe data dari Character yaitu:
a. ANSIChar : Satu karakter ANSI 
b. WideChar : Satu karakter Unicode
c. Char : Sama dengan ANSIChar

Jika Anda ingin memunculkan karakter dari nomor urut, Anda dapat menggunakan perintah chr([NoUrut]). Dan untuk mengetaui no urut dari sebuah karakter, Anda dapat menuliskan perintah ord([karakter]).
II. KONVERSI TIPE DATA
Untuk konversi dari type data satu ke yang lain anda dapat menggunakan perintah seperti yang berikut ini:
[tipe data yang akan diubah] to [tipe data yang diinginkan] ( [data yang typenya akan diubah] )
Misalnya:
- inttostr : mengubah type data integer ke string
- strtobool : mengubah type data string ke boolean


Perintah lain untuk konversi:
- int([data]) : mengubah type data floating point ke integer
- round([data]) : mengubah type data floating point ke integer



bentuk-bentuk konversi tipe data dalam delphi:


1. StrToInt (String To Integer) : Mengubah data yang bertipe string menjadi integer(b. bulat)


2. IntToStr (Integer To String) : Mengubah data yang bertipe integer menjadi string


3. StrToFloat (String To Float) : Mengubah data yang bertipe string menjadi float(b. desimal)


3. FloatToStr (Float To String) : Mengubah data yang bertipe float menjadi string


4. StrToTime (String To Time) : Mengubah data yang bertipe string menjadi time(waktu/jam;menit;detik)


5. TimeToStr (Time To String) : Mengubah data yang bertipe time menjadi string


6. StrToDate (String To Date) : Mengubah data yang bertipe string menjadi date(waktu/tanggal;bulan;tahun)


7. DateToStr (Date To String) : Mengubah data yang bertipe date menjadi string


8. StrToDateTime (String To Date Time) : Mengubah data yang bertipe string menjadi


datetime(waktu tanggal;bulan;tahun;jam;menit;detik)


9. DateTimeToStr (Time To String) : Mengubah data yang bertipe datetime


menjadi string



Kamis, 24 April 2014

Pengulangan Java Dengan While

Macam-macam pengulangan While

a. int i=0;
   while(true){
      if(i<5){
          statemenet
      }
  contoh :
  public class Pengulangan2b{
    public static void main(String[]args){
        int i=0;
        while (true){
            if (i<5){
                System.out.println((i+1)+".\tSaya Akan Rajin Belajar Mulai Hari ini");
        }
        else{
            break;
        }
         i++;
         }
    }
}

b.int i=0;
   while (true){
       if(i<5){
           statement
         }
         else{
             break;
         }
         i++;
       }
     }
   }
contoh:
public class Pengulangan2b{
    public static void main(String[]args){
        int i=0;
        while (true){
            if (i<5){
                System.out.println((i+1)+".\tSaya Akan Rajin Belajar Mulai Hari ini");
        }
        else{
            break;
        }
         i++;
         }
    }
}

c.

public class Pengulangan3a{
    public static void main(String[]args){
        int i=0;
        do{
            System.out.println((i+1)+".\tSaya Akan Rajin Belajar Mulai Hari ini");
            i++;
        }
        while(i<5);
    }
}

Pengulangan Pada Java Menggunakan For

Macam-macam pengulangan For

a. for(int i=0; i<5; i++){
        statement
  }
     contoh:
      public class Pengulangan1a{
           public static void main(String[]args){
                for(int i=0; i<5; i++){
                      System.out.println((i+1)+".\tSaya Akan Rajin Belajar Mulai Hari ini";
               }
           }
     }

b. int i;
   for(i=0; i<5; i++){
       statement
    }
    contoh:
   public class Pengulangan1b{
        public static void main(String[]args){
           int i;
          for(i=0; i<5; i++){
             System.out.println((i+1)+".\tSaya Akan Rajin Belajar Mulai Hari ini");
         }
      }
  }
 
c. int i=0;
    for(; i<5; i++){
      statement
    }
    contoh:
    public class Pengulangan1c{
       public static void main(String[]args){
          int i=0;
          for(; i<5; i++){
             System.out.println((i+1)+".\tSaya Akan Rajin Belajar Mulai Hari ini");
          }
      }
   }

d. int i=0;
   for(; i<5;){
     statement
    i++;
   }
   contoh:
   public class Pengulangan1d{
      public static void main(String[]args){
         int i=0;
         for(; i<5;){
            System.out.println((i+1)+".\tSaya Akan Rajin Belajar Mulai Hari ini");
             i++;
         }
      }
   }

e. int i=0;
   for( ; ;){
      if(i<5){
          statement
      }
     else{
            break;
        }
     i++;
  }
  contoh:
   public class Pengulangan1e{
      public static void main(String[]args){
          int i=0;
          for(; ;){
             if (i<5){
                System.out.println((i+1)+".\tSaya Akan Rajin Belajar Mulai Hari ini");
             }
            else{
                break;
             }
             i++;
         }
      }
   }

Rabu, 09 April 2014

Jaringan Komputer

JARINGAN KOMPUTER
Jaringan komputer merupakan sekumpulan komputer yang dapat saling berhubungan antara satu dengan yang lainnya dengan menggunakan media komunikasi, sehingga dapat saling berbagi data, informasi, program, dan perangkat keras.
Jenis-jenis jaringan :
A. Jaringan Berdasarkan Hubungan Fungsional
  1. Jaringan Peer to Peer adalah suatu jaringan yang menghubungkan komputer satu dengan komputer yang lain. Kedudukan setiap komputer yang terhubung dalam jaringan adalah sama, tidak ada komputer yang menjadi pelayan utama (server). Sehingga semua komputer dalam jaringan dapat saling berkomunikasi dan berbagi penggunaan erangkat keras dan perangkat lunak.  
  2. Jaringan Client-Server terdapat sebuah komputer (server) yang mengatur semua fasilitas yang tersedia dalam jaringan komputer, seperti komunikasi, penggunaan bersama perangkat keras dan perangkat lunak serta mengontrol jaringan. Semua komputer lain selain server disebut (clien)
  3. Jaringan Berdasarkan Area Jaringan
    •  Local Area Network (LAN) merupakan jaringan komputer dengan ruang lingkup terbatas (area lokal). Menggunakan kabel UTP (Unshield Twisted-Pair), Hub, Switch, Router, dan lain sebagainya. Tipe jaringan ini banyak dipakai pada gedung perkantoran, warnet, Lab komputer sekolah, rental komputer, dsb.
    • Metropolitan Area Network (MAN) merupakan jenis jaringan komputer yang lebih luas, menghubungkan jaringan komputer dari suatu kota ke kota lainnya. Untuk dapat membuat suatu jaringan MAN biasanya diperlukan adanya operator telekomunikasi untuk menghubungkan antar jaringan komputer.
    • Wide Area Network (WAN) Jaringan ini merupakan jaringan yang terbesar karena mencakup radius antar negara bahkan benua tanpa batasan geografis seperti jaringan lain. Jaringan WAN, biasanya menggunakan kabel fiber optic serta menanamkannya di dalam tanah maupun melewati jalur bawah laut. Dalam beberapa hal, WAN dapat dikatakan Internet.
TOPOLOGI JARINGAN 
Topologi jaringan merupakan diagram yang mewakili cara komputer terhubung dalam jaringan. Tidak semua topologi jaringan sesuai untuk digunakan dalam sebuah jaringan komputer. Hal itu dipengaruhi dari sumber daya yang akan digunakan untuk membangun jaringan.
Jenis-jenis Topologi Jaringan : 
  1. Bus Topology (Topologi Bus) Topologi ini sering disebut sebagai topologi backbone, dimana ada sebuaah kabel coaxial yang dibentangkan kemudian beberapa komputer dihubungkan pada kabel tersebut.
  2.  Ring Topology (Toloplogi Cincin) Topologi Cincin merupakan sekelompok komputer yang saling terhubung dan membentuk konfigurasi cincin, dimana salah satu berperan sebagai server. Cincin ini hampir sama fungsinya dengan concenrator pada topologi star yang menjadi pusat berkumpulnya ujung kabel dari setiap komputer yang terhubung.
  3. Star Topology (Topologi Bintang) merupakan sekumpulan komputer yang dihubungkan dengan komputer yang berada pada pusat konfigurasi yang berbentuk bintang yang berperan sebagai pengontrol komunikasi dan memberikan layanan bagi komputer lain.
  4. Tree Topology (Topologi Pohon) merupakan sekumpulan komputer yang saling terhubung dan membentuk konfigurasi pohon. Topologi pohon adalah pengembangan atau generalsasi topologi bus. Media transmisi merupakan satu kabel yang bercabang namun loop tidak tertutup.
  5. Topologi Mest adalah topologi yang tidak memliki aturan dalam koneksi. karena tidak teratur maka kegagalan komunikasi menjadi sulit dideteksi. Setiap perangkat terhubung secara langsung ke perangkat lainnya yang ada didalam jaringan. Akibatnya, dalam topologi mesh setiap perangkat dapa berkomunikasi langsug dengan perangkat yang dituju (dedicated links).

Menginstal Microsoft Visual Studio 2008



Tutorial cara menginstal Microsoft Visual Studio 2008

Kali ini saya ingin memberikan sedikit ilmu saya kepada pembaca bagaimana caranya menginstal aplikasi Microsoft Visual Studio 2008. Berikut langkah-langkahnya:
1.      Buka folder folder Microsoft Visual Studio 2008

2.      Pilih file setup.exe


3.      Lalu dauble klik pada Install Visual Studio 2008


4.      Setelah itu pilih Next dengan mengosongkan tobol cek

5.      Ketika dipilih Next maka akan Muncul seperti gambar seperti ini.
Nah disini kita pilih yang I have read and accept the license terms. Kemudian pilih Next.

6.      Dilanjutkan dengan memilih fitur yang ingin diinstal, Default maksudnya hanya menginstal aplikasi yang ada(yang direkomendasikan oleh Microsft Visual Studio 2008). Jika Full menginstal semua software aplikasi yang ada, dan jika Custom kita memilih sendiri aplikasi apa saja yang ingin kita  instal. Ketika kita sudah memilih yang akan diinstal lalu pilih Next

7.      Setelah dipilih maka instalan akan menjalankan perintah sebelumnya dan kita tunggu sampai selesai.

8.      Pada akhirnya instalan selesai dan siap untuk dipakai J

Selamat mencoba ..... :)